Transformasi Taksi Listrik DPRD dukung penuh

 


Infotik.id // BANDAR LAMPUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung secara resmi menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk mentransformasi transportasi publik melalui layanan taksi listrik. Langkah ini diproyeksikan menjadikan Lampung sebagai pionir transportasi ramah lingkungan pertama di Pulau Sumatera.

Wakil Ketua DPRD Lampung, Naldi Rinara, menilai kebijakan ini sebagai terobosan strategis. Menurutnya, kehadiran taksi listrik tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga instrumen untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menekan angka pengangguran.

“Ini langkah strategis untuk membuka lapangan kerja baru sekaligus mewujudkan visi Lampung ramah lingkungan,” ujar Naldi di Bandar Lampung, Rabu (14/1).

Meski mendukung penuh, DPRD menekankan pentingnya payung hukum yang kuat. Naldi menegaskan bahwa regulasi komprehensif adalah syarat mutlak agar program ini berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. DPRD berkomitmen mengawal kebijakan ini dari sisi legislasi, pengawasan, hingga penganggaran.

Target Peluncuran dan Ekosistem

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menargetkan taksi listrik ini mulai mengaspal pada Ramadan 2026. Untuk mendukung operasional tersebut, Pemprov bekerja sama dengan PLN dan pihak swasta guna memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini tersedia 44 unit SPKLU, dengan target ambisius mencapai 101 unit pada periode 2028–2029.

Menariknya, program ini mengedepankan pemberdayaan lokal. Pemprov memastikan pengemudi akan direkrut dari warga setempat, dengan kuota minimal 30 persen bagi pengemudi perempuan. Selain itu, keterlibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diprioritaskan agar keuntungan ekonomi mengalir langsung ke kas daerah

Post a Comment

Previous Post Next Post